Tampilkan postingan dengan label Donwload Skripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Donwload Skripsi. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

Bahasa Jepang

Title
Analisis Morfologi Dan Peran Semantis Keigo Bahasa Jepang

Sistem Morfologi Verba Bahasa Jepang

Struktur Kalimat Pasif Bahasa Indonesia Dan Bahasa Jepang

Interferensi Gramatikal Dan Leksikal Bahasa Indonesia Terhadap Bahasa Jepang

Pronomina Persona Bahasa Jepang Ditinjau Dari Keigo Dan Genderu (Analisis Struktur Dan Semantik)

Analisis Kesalahan Gramatikal Dalam Karangan Bahasa Jepang Mahasiswa STBA Harapan Medan

Pembelajaran Bahasa Jepang Di SMA Dharma Pancasila Medan

Nihongo No “To” No Joshi No Shiyou

Interfensi Gairaigo Terhadap Pemakaian Kalimat Bahasa Jepang dalam Majalah Nipponia (Nipponia No Zasshi Ni Nihongo No Tsukaikata Ni Taishite Gairaigo No Interferensi Atta)

Nihongo De ”No” No Joshi No Shiyou

Aplikasi Pembelajaran Anggota Tubuh Manusia Dalam Bahasa Jepang Menggunakan Flash 8

Buku Pedoman Departemen Bahasa Jepang D-III

Nihongo Ni Okeru ’Rashii’, You Da’, ’Mitai Da’ No Jodoushi No Tsukaikata

Penggunaan Joshi Mo, Sae Dalam Kalimat

Perancangan Aplikasi Pengajaran Berbantu Komputer Untuk Mempelajari Bahasa Jepang

Pemakaian Kata (Kaburu,Kakeru,Haku,Kiru,Suru) dalam kalimat Bahasa Jepang.

Analisis Kesalahan Gramatikal Dalam Karangan Bahasa Jepang Mahasiswa STBA Harapan Medan

Analisis Morfologis Verba Bahasa Jepang Nihongo No Doushi No Keitairontekina Bunseki

Analisis On In Koutai Bahasa Jepang Ditinjau Dari Segi Morfofonemik

Pemakaian Gairaigo Dalam Text Bacaan Buku Intermediate Japanese

Minat Lulusan Program DIII Bahasa Jepang Melanjutkan Ke Program Ekstensi Sastra Jepang USU

Analisis Kontrastif Kata Keterangan Bahasa Indonesia Dan Fukushi Bahasa Jepang Ditinjau Dari Sintaksis Tougoron Kara Miru Nihon Go No Fukushi To Indonesia Go No Kata Keterangan To No Hikaku

Analisis Makna Partikel Noni dalam Komik Doraemon (Ditinjau dari Segi Semantik)

Penggunaan “Partikel Gurai Dan Goro” Dalam Kalimat Bahasa Jepang

Perancangan Aplikasi Kamus Bahasa Indonesia-Jepang Dan Bahasa Jepang-Indonesia Dengan Kemampuan Text-To-Speech Recognition

Kontrastif Antara Bahasa Jepang Dengan Bahasa Indonesia Ditinjau Dari Segi Preposisi

Interpretasi Makna Peribahasa Bahasa Jepang Yang Terbentuk Dari Kata Hana

Penggunaan Verba Bantu “Keinginan” Dalam Bahasa Jepang Nihongo No “Kibou” No Jyodoushi No Shiyou

Penggunaan Partikel De Dalam Kalimat Bahasa Jepang

Analisis Makna Nomina Majemuk Bahasa Jepang

Penggunaan Joshi ‘‘Ka” Dalam Kalimat Bahasa Jepang

Penggunaan Partikel “De” Dalam Bahasa Jepang Nihongo Ni Okeru “De” No Joshi No Shiyou

Analisis Morfologi Bahasa Jepang

Penggunaan Bahasa Pria ( DA YO, YO, ZE, DAI, KAI ) Dalam Bahasa Jepang

Analisis Pemakaian Ragam Kesantunan Memohon Bahasa Jepang pada Mahasiswa Sastra Jepang Semester V dan Semester VII Fakultas Sastra USU

Penggunaan Prefiks Dan Sufiks Pada Kanji Bahasa Jepang

Analisis Penggunaan Kata Salam Ditinjau Dari Sosiolinguistik Bahasa Jepang

Analisis Makna Idiom Majas Bahasa Jepang (Studi Kasus Buku Senryu, Haiku Reflections Of The Times)

Penggunaan Partikel “Ne” Dan “Yo” Dalam Bahasa Jepang

Proses Morfemis Prefiks Hi, Fu, Mu, Dan Mi Dan Juga Pemaknaannya Dalam Bahasa Jepang

Analisis Makna Kata Chiisai, Komakai dan Kuwashii dalam Kalimat Bahasa Jepang (Ditinjau dari Segi Semantik)

Aplikasi Web Dinamis Menggunakan PHP Dan MySQL Pada International Education Centre, Inc

Interpretasi Makna Peribahasa Bahasa Jepang yang Terbentuk Dari Kata Mizu

Analisis Makna Dan Fungsi Adverbia Taihen, Totemo Dan Nakanaka Dalam Kalimat Berbahasa Bahasa Jepang Pada Majalah Nihongo Jaanaru Tahun 1995 Edisi 2 S.D. 10

Bahasa Hormat Dalam Bahasa Jepang Nihongo No Keigo

Analisis Pemakaian Verba Shinu Dengan Nakunaru Dalam Kalimat Bahasa Jepang (Ditinjau Dari Segi Semantik)

Nihongo No Bunshou Ni Okeru (Kibou) O Arawasu Toshite No –Tai To –Tagaru Toiu Jodoushi No Bunseki

Analisis Makna Kalimat Dugaan YŌ dan SŌ dalam Novel "Noruwei Mori" Karya Haruki Murakami

Analisis Pemakaian Kata Youda, Souda Dan Rashii Ditinjau Dari Segi Morfologi Dan Semantik

Analisis Makna Kata Tomodachi, Yuujin, Dan Nakama Dalam Bahasa Jepang (Ditinjau Dari Segi Semantik)

Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story

Analisis Pemakaian Varba Agaru, Noboru Dan Noru Dalam Kalimat Bahasa Jepang (Ditinjau Dari Segi Semantik)

Analisis Makna Verba Hatten Suru, Hattatsu Suru, Dan Shinpo Suru Dalam Kalimat Bahasa Jepang

Analisis Pemakaian Verba Hataraku, Tsutomeru, Dan Shigoto Suru Dalam Kalimat Bahasa Jepang (Ditinjau Dari Segi Semantik) Imiron Kara Mita Nihongo No Bun Ni Okeru (Hataraku, Tsutomeru, Shigoto Suru) No Tsukaikata No Bunseki

Aplikasi Kamus Digital Indonesia-Jepang Beraudio Dengan Menggunakan Visual Basic 6.0

Pembentukan dan Perubahan Adjektiva Bahasa Jepang : Suatu Kajian Morfologi Generatif

Analisis Pemakaian Verba Ochiru, Korobu, Dan Taoreru Dalam Kalimat Bahasa Jepang (Ditinjau Dari Segi Semantik)

Analisis Sosiologis Kehidupan “Otaku” Pencinta Budaya Visual Modern Jepang) Sebagai Tokoh-Tokoh Dalam Komik “Genshiken” Karya : Kio Shimoku

Nihongo No Bunshou Ni Okeru ( Hagemu,Ganbaru,Doryoku Suru ) No Tsukaikata No Bunseki

Perubahan Kata Kerja

Analisis Makna Kalimat Pengandaian Bahasa Jepang Dalam Novel Noruwei No Mori (Ditinjau Dari Segi Semantik)

Analisis Pembuka Surat Berbahasa Jepang Dalam Buku Korespodensi Bahasa Jepang

Sugengan Tingalan Tahunan No Nenjuugyouji

Nishi Sumatora No Minzoku No Asobi Toshite No “Sepak Tekong”

Analisis Pemakaian Verba Afureru Dan Koboreru (Ditinjau Dari Segi Semantik)

Analisis Fungsi dan Makna Partikel Bakari, Hodo, dan Kurai/Gurai pada Kalimat Bahasa Jepang dalam Majalah Wochi Kochi Edisi 30 dan 32.

Analisis Novel Arigatou Nippon.

Analisis Pemakaian Sinonim Kata Komu, Konzatsu, Man-in, dan Ippai dalam Kalimat Bahasa Jepang

Analisis Makna Idiom Bahasa Jepang Yang Terbentuk Dari Kata 気`Ki` Dalam Novel “Watashi No Kyoto” Karya Watanabe Jun`Ichi

Perkembangan Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara 1970-1990

Makna Kanji yang Terdapat di Stasiun

Heian Jidai No Kunoichi (Josei No Ninja)

Upacara Perkawinan Masyarakat Daerah Istimewa Aceh

Analisis Interpretasi Makna Kanji Berbushu (Berkarakter Dasar) Take Kanmuri

Minami Kalimantan No Bukit Hulu Banyu Zoku No Dentouteki Na Fuku

Bali Chihou No Pencak Silat

Suasana Pelajar Indonesia Belajar Di Jepang Pada Saat Perang Pasifik

Bonsai

Chuubu Karimantan No Dayaku Rawangan Zokuno Soushiki

Yogyakarta Chihou No Gaiyou

Ronboku Ni Okeru Sasaku No Kekkon No Dentotekina Gishiki

Tengger Zoku No Wologoro Kanshu No Kekkon Shiki

Higashi Sumatora Deno Nihon No Gunji Senryou No Jidai

Interpretasi Makna Kanji Berbushu (Berkarakter Dasar) Kuchi Hen = Kuchi Hen No Motte iru Bushu No Kanji No Imi No Kaishaku

Analisis Fungsi Dan Makna “Mon” Dalam Kalimat Pada Komik “Gals!” Karya Mihona Fujii Mihona Fujii No Sakuhin No “Gals!” No Manga No Bun Ni Okeru “Mon” No Kinou To Imi No Bunseki

Analisis Novel Furin Kazan

Sekilas Tentang Miso

Kuil Kencana No Shousetsu No Bunseki.

Karakteristik Objek Wisata Taman Ueno Di Tokyo Tokyo De No Ueno Koen No Kankouchi No Tokusei

Analisis Fungsi Dan Makna Verba Bentuk 「–Te Iku 」Dan 「–Te Kuru 」Dalam Novel ‘Piitaa Pan To Wendi’ [Piitaa Pan To Wendi] No Shousetsu No 「-Te Iku」 To 「-Te Kuru」 To Iu Doushi No Kinou To Imi No Bunseki

Interpretasi Makna Simbolik Pada Kanji Berkarakter Dasar Hihen

Minami Sulawesi No Makasaruzoku No Kekkon Shiki

Sushi

Wacana dan Kebudayaan

Analisis Wakamono Kotoba Bahasa Jepang Studi Kasus Komik Detective Conan

Menoleh Budaya Malu Masyarakat Jepang Untuk Lebih Mengenal Indonesia

Sekilas Pembangunan Negara Jepang Pasca Perang Dunia II

“ Kitto Ashita Wa ” No Shousetsu No Bunseki Kertas Karya

Sistem Komunikasi Bisnis Jepang.

Proses Perjalanan Ke Jepang.



Title
Pemerintahan Rezim Shogun Tokugawa Yang Terakhir Saigo No Tokugawa Shougun No Seitai Seifu

Shiitake Kinoko

Robot Asimo.

Kaum Samurai di Jepang.

Nihonteki Na Bijinesu No Kōshō

Analisis Novel Yuki Guni.

“Bangunan Kuil Horyuji di Kyoto.

Etika dan Sopan Santun Dalam Kegiatan Bisnis Jepang

Upacara Adat Pernikahan Di Gorontalo, Sulawesi Utara

Gerakan-Gerakan Demokrasi Pada Zaman Meiji Di Jepang.

Jujutsu

Futatsu No Nagareboshi No Shousetsu No Bunseki

Tindak Tutur dan Perangkat Tindak Tutur dalam Bahasa Mandailing

Konsep Ninjõ Dalam Novel“Totto-Chan’schildren” Karya Tetsuko Kuroyanagi Tetsuko Kuroyanagi No Sakuhin No “Totto-Chan’s Children” No Shosetsu Ni Okeru Ninjõ

Upacara Siraman Pusaka di Keraton Yogyakarta

Karakteristik Istana Himeji.

Analisis Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Gambar Tato Tradisional Jepang Yang Bergambar Binatang (Horimono/Irezumi)

Perkawinan Tradisional Secara Shinto Pada Masyarakat Jepang.

Perbandingan Drama Kabuki Dan Opera Batak Ditinjau Dari Keeksistensiannya.

Cirebon Keraton No Kekkon Shiki No Fuku

Analisis Kontrastif Kata Ulang Bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia.

Analisa Makna Simbolik Bunga Sakura Dalam Haiku Karya Matsuo Basho

Penggunaan Kohesi Dalam Translasi

Pandangan Masyarakat Jepang Terhadap Pohon

University Prospectus

Fungsi Boneka Tradisional Anak – Anak Dijepang Nihon No Kodomo No Tame Ningyo No Kinou

Analisis Nilai-Nilai Religius dalam Cerita Pendek (Cerpen) Karya Miyazawa Kenzi

Analisis Sosiologis Tokoh Cosplayer Dalam Manga “Othello” Karya Satomi Ikezawa

Pembuatan Mie Kering Dari Tepung Terigu Dengan Tepung Rumput Laut Yang Difortifikasi Dengan Kacang Kedelai

Analisis Konsep Kazoku Dalam Novel “Kitchen” Karya Banana Yoshimoto (Banana Yoshimoto No Sakuhin Daidokoro No To Iu Shosetsu Ni Okeru Kazoku Ni Gainen No Bunseki)

Gangguan Perkembangan Testis Dan Penurunan Kadar Testosteron Pada Hewan Coba Akibat Paparan Monosodium Glutamate (MSG) Yang Berlebihan

Higashi Jawa De No Dalang No Fukumen No Geinou

Perbandingan Tahapan Upacara Perkawinan pada Masyarakat Jepang dan Masyarakat Aceh

Analisis Perilaku Budaya Kelompok Masyarakat Jepang Pada Komik 20TH Century Boys Karya Naoki Urasawa

Analisis Kontrastif Kata Ganti Orang dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin.

Analisis Kontrastif Penggunaan Kata Banding Dalam Bahasa Mandarin Dan Bahasa Inggris

Persepsi Mahasiswa Terhadap Tayangan “Stand Up Comedy”(Studi Deskriptif Persepsi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya USU Terhadap Tayangan “Stand Up Comedy” di Metro TV)

Pandangan Orang Jepang Terhadap Burung Bangau

Fungsi Tembikar Bagi Masyarakat Jepang

Karate Kala Hitam Di Indonesia Sebagai Sebuah Studi Kasus Adaptasi Budaya

Analisis Konsep Zen dalam Novel “The Harsh Cry of The Heron” Karya Lian Hearn ( Lian Hearn no sakuhin no “The Harsh Cry of The Heron” No Shosetsu Ni Okeru Zen No Gainen No Bunseki).

Gimu Dan Giri Dalam Komik “Say Hello To Black Jack” Edisi 1-4 Karya Syuho Sato Sato Syuho No Dai 1 Kan Kara Dai 4 Kan Made No “Say Hello To Black Jack” Manga Ni Okeru “Gimu” To “Giri”

Yayasan Perguruan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kesatuan Anak Veteran Republik Indonesia (KAVRI) Di Kecamatan STM Hilir (1964-1990)

Analisis Kadar Logam Timbal (Pb) Dalam Mi Instan Secara Spektrofotometri Serapan Atom

Strategi Untuk Mengurangi Kerusakan Lingkungan Yang Diakibatkan Oleh Gempa Dan Gelombang Tsunami

Opini Mahasiswa Terhadap Tayangan MTV Insomnia Di Global TV(Studi Deskriptif Terhadap Mahasiswa Universitas Sumatera Utara)

Analisis Moralitas Bushido Dalam Novel “Samurai Suzume No Kumo” Karya Takashi Matsuoka

Bunga Sakura Dalam Kehidupan Masyarakat Jepang

Jujutsu Dalam Sejarah Beladiri Di Jepang.

Perbandingan Antara Tanka Dengan Pantun Melayu Dari Segi Bentuk Dan Isi

Analisis Kesetiaan Samurai Dalam Novel Kaze Karya Dale Furutani

Analisis Kesalahan Kalimat Perbandingan Dalam Bahasa Mandarin

Analisis Perbandingan Mitologi Masyarakat Jepang Dan Masyarakat Batak Toba Tentang Asal-Usul Manusia

Analisis “Peranan Wanita Sebagai Tokoh” Dalam Novel Out Karya Kirino Natsuo : Kirino Natsuo No Sakuhin No Auto No Shousetsu No “Shujinkou Toshite Onna No Yakuwari” No Bunseki

Analisis Konflik Sosial Tokoh Utama “Botchan” dalam Novel Botchan karya Natsume Soseki.

Analisis Sosiologis Tokoh Yankumi Dalam Komik “Gokusen” Karya Kozueko Morimoto

Analisis Penggunaan Lean Manufacturing Untuk Meminimisasi Waste Pada PT. Bamindo Agrapersada

Interferensi dan Sikap Bahasa Asing dalam Penulisan Nama Badan Usaha Swasta di Kota Medan

Analisis Kehidupan Yakuza Dalam Komik Gokusen Karya Kozueko Morimoto

Komparatif Tentang Pendekatan Komunikasi dan Pembangunan a) Indonesia, b) Kawasan Asia, c) Asia Tenggara

Perencanaan Kebutuhan Material

Perencanaan Kebutuhan Material (Material Requirement Planning)Berdasarkan Sistem Industri Modern Dengan Pendekatan Sistem MRP II

Harae (Upacara Penyucian) Dalam Shinto Di Jepang

Kebangkitan Ekonomi Jepang Pada Zaman Meiji

“Nihon Teien”

Panduan Perpustakaan

Analisis Kehidupan Penari Keliling Dalam Cerpen ’’Izu No Odoriko" Karya Kawabata Yasunari

Rancangan Sistem Kanban Pada Sistem Produksi Di Pabrik Kandang Baterai (Studi Kasus Di CV. Makmur Jaya)

Budaya Amae Dalam Komik “Hai Miiko” Karya Eriko Ono (Eriko Ono Ni Yotte Sakuseisareta ”Hai Miiko” No Manga Ni Okeru Amae No Bunka)

Karakteristik Dan Pengelolaan Tanah Sawah Yang Tekena Bencana Tsunami Stelah 2,5 Tahun

Komparasi Bagan Sistem Klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC) Dengan Universal Decimal Classification (UDC)

Buku Panduan Departemen Fisika Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara Tahun Akademi 2006/2007

Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Rumah Tangga

Analisis Pemikiran Zen Dalam Seni Beladiri Karate Aliran Shotokan Shotokan No Karate No Goshinjutsu Ni Okiru Zen No Kangaekata No Bunseki

Fenomena Gaya Berpakaian Ala Harajuku Dalam Kehidupan Remaja Jepang Dewasa Ini.

Analisis Minat Siswa SMA Negeri 2 Medan Terhadap Komik Jepang (Manga) = Manga Ni Taishite SMA Negeri 2 Medan No Gakusei No Kyoumi No Bunseki

Analisis Aspek Sosiologis Tokoh Gals Dalam Komik “Gals!” Karya Mihona Fuji = Mihona Fuji No Sakuhin No “Gals!” To Iu Manga Ni Okeru Gyaru No Shujinkou No Shakaigakuteki No Bunseki Ni Tsuite

Pedoman/Panduan Departemen Etnomusikologi Fakultas Sastra USU

Pedoman/Panduan Departemen Sastra Arab Fakultas Sastra USU

Pemanfaatan Mikroba Dalam Bioremediasi: Suatu Teknologi Alternatif Untuk Pelestarian lingkungan

Panduan Program Studi Ilmu Perpustakaan

Analisis Pemikiran Lian Hearn Tentang Samurai Dalam Novel “Across The Nightingale Floor” (“Across The Nightingale Floor” No Shosetsu Ni Okeru Samurai Ni Tsuite No Lian Hearn No Kangaekata No Bunseki)

Trend Japanese Rock dan Visual Kei dalam Konteks Pertunjukan Musik Popular di Indonesia : Studi Kasus Group-Group Band di Medan

Peran Komunikasi Organisasi Dalam Membangun Efektivitas kerja karyawan Sales Marketing FIF cabang SPEKTRA Medan (Studi Korelasi Tentang Peran Komunikasi Organisasi dalam Membangun Efektivitas Kerja Karyawan Sales Marketing FIF cabang Spektra Medan)

Perlindungan Hukum Atas Rahasia Dagang

Pengaruh Otonomi Daerah Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan Sekolah Negeri Di Kota Tanjung Balai

Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate Terhadap Histologi Endometrium Mencit (Mus Musculus L)

Pengaruh Pemberian Vitamin C Terhadap Jumlah Sel Leydig Dan Jumlah Sperma Mencit Jantan Dewasa ( Mus musculus, L. ) Yang Dipapari Monosodium Glutamate (MSG)

Skemata Struktur Bahasa Indonesia Terhadap Kecampingan Kalimat Bahasa Inggris Pada Mahasiswa Akademi Pariwisata Medan : Kajian Morfosintaksis

Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Bidang Pariwisata Di Akademi Pariwisata Medan

Over Kapasitas Di Lembaga Pemasyarakatan Faktor Penyebab Dan Upaya Penanggulangannya (Studi di LP Kelas I Tanjung Gusta Medan)

Pengaruh Otonomi Daerah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kota Medan

Toyota Center (Architecture Hightech)

Sejarah Kepemimpinan Toyotomi Hideyoshi Di Jepang

Perkembangan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nomensen Di Pematang Siantar (1962-1992)

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Pada Perum Pegadaian Di Kec. Deli Serdang

Analisis Harapan dan Persepsi Pelanggan Terhadap Kualitas Yamaha Mio Pada Siswa SMA Negeri 2 Medan.

Perancangan Aplikasi Informasi Akademik Via SMS Berbasis Java Pada Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara

Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaharui Kolektibilitas Kredit Angsuran Fidusia (KREASI) Pada Perum Pegadaian Cabang Sunggal Medan

Analisis Pengaruh Respon Lingkungan Berbelanja Terhahap Pembelian Tidak Terencana (Impulsive Buying) Pada Suzuya Departemen Store Cabang Kampung Baru Medan

Sabtu, 09 Maret 2013

SHOLAT TAHAJJUD SEBAGAI PENENANG JIWA BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAHASISWA AL-JIHAD SURABAYA




 

BAB I


PENDAHULUAN

 


A.  Latar Belakang Masalah

Pondok pesantren sebagai salah satu lembaga keagamaan mempunyai tanggung  jawab  terhadap  pendidikan  agama  kaum  muslimin.  Hal  ini  dapat diketahui  melalui  pendapat  Drs.  Amir  Dien  Indrakusuma:  “Lembaga- lembaga mempunyai  tanggung  jawab terhadap pendidikan agama anak-anak dan orang dewasa.1
Dalam upaya mewujudkan tujuan tersebut, maka perlu dilaksanakan

suatu usaha untuk mendorong para santri agar berkemampuan menghayati dan mengamalkan ajaran agamanya dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana memandang diri sendiri (kepribadian positif, percaya diri), bagaimana kita memandang orang lain (menghargai) dan bagaimana memandang pekerjaan/kegiatan itu sendiri (bangga, antusias dan memandang pekerjaannya adalah bagian dari kita),2 pengalamannya yang terarah dalam suatu program rutinitas  pondok  pesantren  Mahasiswa  Al-Jihad  Surabaya.  Program  tersebut
antara lain sholat tahajjud.






h.30

1  Amier Dien Indra Kusuma, Pengantar Ilmu Pendidikan , (Surabaya: Usaha Nasional, 2001),

2 Mansur Isna, Diskursus Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Global Pustaka Utama, 2001),h.81



Sholat tahajjud mempunyai tujuan untuk membentuk pribadi muslim yang  berkualitas  dan  mampu  menjalankan  amanat  Allah  SWT.  baik  sebagai hamba Allah maupun sebagai khalifah di muka bumi. Sebagaimana firman Allah SWT. dalam surat al- Baqarah ayat 30, yang berbunyi:
?? ? ? ? ?  ??????? ? ? ?? ?  ?  ?  ????????


Artinya :   “Ingatlah    ketika    Tuhanmu    berfirman    kepada    para    malaikat, “sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”.(Q.S. al-Baqarah : 30)3

Adapun hikmah dan manfaat yang dapat diambil dari sholat tahajjud di antaranya  adalah  akan  memperoleh  macam- macam  nikmat  yang  menyejukkan mata (Q.S. 32: 16-17), tutur kata yang berbobot, mantap dan berkualitas, qaulan tsaqilan (Q.S. 73: 5) tempat terpuji (maqaaman mahmudah) (Q.S. 27: 79) baik di dunia maupun akhirat, di sisi Allah SWT. Di samping itu, hikmah yang lain yang dapat diperoleh dari mengamalkan sholat tahajjud adalah akan hilang perasaan pesimis, rendah diri, minder, kurang berbobot, berganti sikap dengan selalu optimis, penuh percaya diri dan pemberani  tanpa disertai sifat sombong dan
takabbur.4

Jadi dari paparan di atas, tampaklah bahwa sholat tahajjud merupakan suatu media atau alat untuk membenahi akhlak santri yang sesuai dengan nilai- nilai ajaran agama Islam.



3 Mahmud Junus, Tarjmah Al-Qur’an Al- Karim, (Bandung : PT.Al-Ma’arif, 1989),h. 6
4   Moh.  Soleh,  Tahajjud  Manfaat  Praktis  Ditinjau  Dari  Ilmu  Kedokteran , (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002),h. 164.




Dilihat dari rutinitas pelaksanaan sholat tahajjud di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya, besar kemungkinan efektif dalam membentuk pribadi muslim dalam diri sendiri, disamping pengaruh aktivitas keagamaan lain yang turut mendukung tercapainya tujuan tersebut.
Adapun lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah Pondok Pesantren

mahasiswa  Al-Jihad Surabaya.  Di  mana  sholat  tahajjud  merupakan  salah  satu program santri yang bertujuan mendekatkan diri pada Allah. Mengingat santri yang ada mengikuti sholat tahajjud adalah terdiri dari dua golongan usia, yaitu dari anak – anak dan para remaja. Maka muncul permasalahan mendasar yaitu sholat tahajjud sebagai penenang jiwa di Pondok Pesantren mahasiswa Al-Jihad Surabaya.
Dari permasalahan tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul  “Sholat Tahajjud Sebagai Penenang jiwa bagi Santri di Pondok Pesantren Mahasiswa Al- Jihad Surabaya ”.



B.  Identifikasi Masalah

Dari latar belakang di atas diketahui bahwa masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah sholat tahajjud sebagai penenang jiwa bagi santri di Pondok Pesantren mahasiswa Al-Jihad Surabaya. Adapun pokok- pokok masalah yang di maksud adalah konsep pelaksanaan sholat tahajjud.




C.  Rumusan Masalah

1.   Bagaimana konsep sholat tahajjud?

2.   Bagaimana pelaksanaan sholat tahajjud sebagai penenang jiwa bagi Santri di

Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya?




D.  Tujuan Penelitian

a.   Untuk mengetahui konsep sholat tahajjud.

b.   Untuk mengetahui pelaksanaan sholat tahajjud sebagai penenang jiwa Santri di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya.



E. Penegasan Istilah

Skripsi ini berjudul  “Sholat Tahajjud Sebagai Penenang jiwa bagi Santri Di Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya”. Untuk mempermudah dan menghindari kesalah pahaman tentang judul dalam penelitian ini, maka perlu di jelaskan istilah-istilah yang terkandung dalam judul tersebut:
Sholat Tahajjud         :  Sholat  Sunah  yang  dikerjakan  pada  waktu  malam  dan dilaksanakan setelah tidur lebih dahulu walaupun tidurnya hanya sebentar.5
Penenang jiwa          :  Sarana untuk menghilangkan perasaan ragu dan cemas,

selalu yakin akan keberhasilan, menerima kegagalan dan menyadari kekurangan dirinya sendiri.
5 Ibid…, h. 150.




Ponpes Al-Jihad        :  Merupakan suatu lembaga atau yayasan yang diasuh  oleh KH. Imam Hambali yang terletak di Jemursari Surabaya yang berfungsi sebagai wadah atau tempat untuk proses belajar agama



F.  Kajian Pustaka

Pembahasan tentang sholat tahajjud sebagai penenang jiwa bagi santri di pondok pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya sangat menarik untuk dijadikan dijadikan bahasan baik dari segi filsafat, politik, tasawuf, atau semua disiplin ilmu lainnya.  Dalam  hal  ini agar  tidak  terjadi  tumpang  tindih.  Dalam  pembahasan maka penulis menampilkan beberapa hasil penelitian yang membahas tentang sholat tahajjud sebagai penenang jiwa bagi santri di pondok pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya antara lain : Disertasi, Moh. Sholeh Jurusan Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya tahun 2000 yang berjudul Pengaruh Sholat Tahajjud terhadap Peningkatan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik (suatu pendekatan Psikoneuroimunologi). Dalam Disertasi ini menjelaskan bahwa untuk memecahkan masalah yang berhubungan dengan pengaruh salat tahajud terhadap peningkatan respons ketahanan tubuh Imunologik.
Masalah tersebut muncul karena dua hal,  pertama, adanya pemahaman dikotomi di kalangan sekelompok orang yang mempertentangkan agama pada satu sisi dan ilmu pengetahuan di sisi lain. kebenaran agama di pandang sebagai




suatu  yang  mustahil  dapat  dibuktikan  secara  ilmiah.  Meskipun  di  akui  tidak semua ajaran agama dapat di buktikan secara ilmiah.
Kedua,  beragamnya hasil di peroleh oleh dua kelompok orang setelah menjalankan   sholat   tahajjud.   Sekelompok   orang   dapat   menjalankan   sholat tahajjud. Sedangkan kelompok lain mengalami penurunan kesehatan, berupa kelelahan, tidak ada nafsu makan, batuk-batuk, pusing-pusing, susah tidur, gangguan pencernaan setelah menjalankan sholat tahajjud.



G. Metode Penelitian

1.   Jenis Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif, yaitu suatu pendekatan penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa data-data tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.6
Adapun bentuk penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu

penelitian yang bersifat menggambarkan atau menguraikan sesuatu hal dalam suatu  situasi  tertentu. 7   Penelitian  deskriptif  yang  dimaksud  disini  adalah penelitian yang dilakukan hanya bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau   status   fenomena   dalam   situasi   tertentu   dan   peneliti   hanya   ingin mengetahui  hal- hal yang berhubungan dengan keadaan sesuatu. Selain itu, penelitian  ini  termasuk  dalam  penelitian  yang  tidak  perlu  merumuskan

6   Lexy J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2002), h. 3
7      Donal  Ary,  Lucy  Cheser  Jacobs  dan  Asghar  Razavieh,  Pengantar  Penelitian  Dalam
Pendidikan, Terjemahan Arief Furchan, (Surabaya Usaha Nasional, 1982), h. 415




hipotesis (non hipotesis) terlebih dahulu dan juga bukan untuk mengujinya, tetapi hanya mempelajari gejala-gejala sebanyak-banyaknya.8
2.   Sumber Data

a.   Sumber Primer

Sumber primer adalah sebuah karya asli  yang membahas tentang Sholat tahajjud sebagai penenang jiwa bagi santri di Ponpes Al-Jihad Surabaya. Sebagai subyek dari penelitian ini. Adapun yang termasuk sebagai sumber utama adalah
1.   Moh Sholeh,  Terapi Sholat Tahajjud,  (Jakarta : PT Mizan Publika,

2007)

2.   Moh.   Sholeh,    Tahajjud    Manfaat    Praktis    ditinjau    dari    Ilmu

Kedokteran, (Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2002)

3.   M. Quraisy Shihab, Tafsir Al-Misbah, (Jakarta : Lentera Hati, 2000)

4.   Ahmad Sudirman Abbas,  The Power of Tahajud,  (Jakarta : Qultum

Media, 2007)

b.   Sumber Sekunder

Sumber sekunder atau pendukung adalah karya-karya yang yang dijadikan sebagai pendukung dan  pembatasannya dengan permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Sumber pendukung ini dipergunakan untuk





8     Suharsimi  Arukunto,   Prosedur  Penelitian  Suatu  Pendekatan  Praktek  Edisi  Revisi  V, (Jakarta : Rineka Cipta, 2000), h. 245




dijadikan   penegas   sekaligus   pembanding.   Adapun   buku-buku   yang termasuk dalam kategori ini, antara lain :
1.     Amier Dien Indra Kusuma, Pengantar Ilmu Pendidikan, (Surabaya : Usaha Nasional, 2001)
2.     Suharsini Arikunto,  Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik

Edisi Revisi V, (Jakarta : Rineka Cipta, 2000)

3.     Sutrisno Hadi,  Metodologi Research II,  (Yogyakarta : Andi Offset,

1987)

4.     Lexy J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung : Remaja

Rosdakarya, 2002)

3.   Teknik Pengumpulan Data a.   Interview
Metode interview atau wawancara dapat diartikan dengan cara untuk  mendapatkan  data  atau  mengumpulkannya  dengan  mengadakan tanya jawab sepihak secara sistematis dan berlandasan pada tujuan penyelidikan. 9   Metode  ini  dipakai  untuk  memberikan  gambaran  yang sifatnya aktif untuk mendapatkan data dari subyek pertama sebagai pemrakarsa dalam pemberian kontribusi kepada warga masyarakat. Interview dilakukan oleh peneliti dengan pengas uh dan pengola Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya serta beberapa informasi yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan penelitian.
9 Sutrisno Hadi, Metodologi Research II, (Yogyakarta : Andi Offset, 1987), h. 193.




b.   Observasi

James. A. Block dan dean J. Champion mengatakan, metode observasi diartikan dengan dua sifat. Pertama, dalam sifatnya yang luas berarti bahwa peneliti terus-menerus melakukan pengamatan atas perilaku seseorang dengan cara menanggapi dengan komentar dalam konteks wawancara atau mengamati dengan cermat perilaku individu yang digunakan sebagai subyek  informasi dalam wilayah studi. Kedua, dalam sifatnya yang sempit adalah mengamati (watching) dan mendengar (listening) serta mencatat (writing) perilaku seseorang selama beberapa waktu  tanpa  melakukan  manipulasi  atau  pengendalian,  yang memungkinkan atau memenuhi syarat untuk dipakai pada langkah penafsiran analisis.10
Dalam  metode  observasi,  peneliti  menempati  posisi  sebagai

partisipasi dan non partisipan. Artinya, dalam posisi partisipan peneliti dituntut berperan dalam kegiatan yang berkenaan dengan kelompok yang diamati, sifatnya aktif seperti yang tergambar dalam metode observasi yang bersifat sempit. Sedangkan dalam posisi non partisipan peneliti tidak dituntut berperan aktif, sehingga sifatnya tidak seperti yang tergambar dalam metode observasi yang bersifat luas.





10  James A. Block dan Dean J. champion, Metode dan Masalah Penelitian Sosial, terjemahan
E. Koesworo dkk, (Bandung : Eresco, 1992), h. 285-286.




c.   Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah cara pengumpulan data dengan mempelajari data-data  yang  telah  di  dokumentasikan  .  Dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti melakukannya dengan menyelidiki dokumen-dokumen pribadi dan dokumen resmi.
Dokumen pribadi merupakan catatan atau karangan pribadi secara tertulis  tentang  tindakan,  pengalaman  dan  kepercayaannya  yang ditunjukkan dalam bentuk buku harian, laporan kegiatan, surat pribadi danautobiografi. Sedangkan dokumen-dokumen resmi merupakan dokumen-dokumen yang telah disyahkan secara kelembagaan. Dokumen- dokumen ini terbagi dua yaitu dokumen internal  dan dokumen eksternal. Dokumen internal berupa instruksi, peraturan-peraturan, risalah atau pelaporan rapat dan lain- lain untuk kalangan sendiri. Sedangkan dokumen eksternal dimanfaatkan untuk menelaah konteks social, berisikan bahan- bahan informasi oleh lembaga social, seperti majalah, buletin, pernyataan, berita yang disiarkan kepada media massa.11
Metode dokumentasi peneliti digunakan untuk mendapatkan data

jumlah keseluruhan santri, ustadz dan lain- lain. Di samping juga foto-foto kegiatan  pesantren,  poster  dan  wujud-wujud  data  lain  yang  diperlukan untuk menunjang kejelasan obyek peneliti.



11 Lexy J. Moleong, Metode Peneliltian Kualitatif..., h. 161-163




4.   Jenis Data

Pengumpulan data dalam penelitian ini merupakan jenis data kualitatif. Data kualitatif yang dipakai berupa literatur, buku-buku ilmiah, dokumen tertulis,  bulletin,  dokumentasi  serta  bentuk  data  yang  berupa  kata-kat dan tindakan informan.



H. SISTEM ATIKA PEMBAHASAN

BAB I   :  Pendahuluan yang berisi tentang Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Penegasan Istilah, Kajian pustaka, Metode Penelitian dan Sistematika Pembahasan.
BAB II  :  Landasan   Teori   yang   terdiri   dari   Pembahasan   mengenai   Sholat

Tahajjud dan Ketenanagan jiwa.

BAB III :  Laporan   Penelitian   yang   terdiri   dari   Gambaran   Umum   Lokasi Penelitian    dan   Pelaku   Sholat   Tahajjud   di   Pondok   Pesantren Mahasiswa Al- Jihad Surabaya.
BAB IV :  Analisa data tentang sholat Tahajjud sebagai penenang jiwa bagi santri di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya.
BAB V :   Penutup yang meliputi Kesimpulan dan Saran-Saran.